Selasa, 27 September 2011

Mau Untung? Siapkan Strategi Anda


Siapa bilang Indonesia tidak masuk dalam kesepuluh jenderal perang terkuat didunia. Jenderal Sudirman, salah satu pahlawan kita, adalah seorang jenderal perang yang terkenal karena kekuatan dan taktiknya di medan perang. Sejarah mencatat ia adalah satu-satunya jenderal perang yang memakai siasat perang gerilya melawan agresi militer Belanda saat itu. 
Begitu pula dalam dalam berbisnis. Dan saya bisa pastikan bahwa mempunyai strategi yang baik juga akan mendukung usaha untuk meraup keuntungan dari setiap transaksi. Dalam hal ini saya akan saya persempit lagi dalam hal transaksi berjangka. 
Mungkin Anda sudah mengenal dengan berbagai peluang dalam melakukan transaksi Forex, Indeks Asia serta Emas berjangka. Apakah Anda tahu bahwa pergerakan Forex misalnya mata uang Euro dan Poundsterling serta dengan Emas berjangka bergerak dengan menarik. Saya ambil contoh saja dengan volatilias naik-turunnya mata uang Poundsterling yang mempunyai range rata-rata 200 poin setiap harinya. Kalau setiap poin pergerakan mata uang David Bechkam ini senilai dengan $10, apakah Anda tidak melihatnya sebagai sebuah peluang? 
Kuatnya tingkat likuiditas dari perdagangan berjangka inilah yang membuat kesempatan berbisnis di bidang ini menjadi sangat menarik. Lebihnya lagi Anda tidak perlu menunggu momentum kenaikan mata uang tertentu untuk bertransaksi. Dalam kondisi pelemahan mata uangpun Anda bisa meraup keuntungan. Tertarik? Silahkan hubungi MONEX terdekat Anda. Namun ternyata Anda juga harus mempunyai alasan yang komprehensif dalam setiap keputusan transaksi, dalam setiap keputusan jual dan beli Anda. Sangat disayangkan bilamana Anda memutuskan keputusan transaksi hanya didasarkan kepada “gambling” atau tebak-tebak berhadiah. Inilah yang perlu dihindari bilamana Anda bertujuan untuk raih keuntungan yang maksimal namun disertai dengan pembatasan kerugian.
Faktanya pergerakan harga di pasar valuta asing dan komoditi berjangka bergerak cukup volatil dalam artian naik turunnya harga berlangsung dengan pola yang dinamis. Pergerakan harga tidak akan serta-merta bergerak lurus ke satu arah, namun pasar membutuhkan koreksinya untuk melanjutkan tren panjangnya. Setiap pergerakan koreksi dan lanjutan tren harga inilah yang bisa dimanfaatkan Anda dengan menggunakan analisa pasar yang tepat namun simple. Apabila kita bisa memperkirakan arah pergerakan suatu harga, maka volatilitas tersebut bisa memberikan kita banyak peluang untuk meraih keuntungan.
Lalu bagaimana cara yang tepat jitu untuk menganalisa pasar? Untuk memperkirakan pergerakan emas dan Poundsterling misalnya, maka kita harus jeli melihat naik turunnya harga. Begitu pula dengan analisa teknikal yang hanya membutuhkan grafik sebagai satu-satunya sumber data untuk menganalisis perilaku pasar dan menghasilkan perkiraan kemana harga akan bergerak. Bagaimana kombinasi antara analisa fundamental dan teknikal menentukan transaksi Anda akan menjadi bersistem dan transaksi yang berpola dengan memperhitungkan entry & exit point yang tepat.
Seorang trader bisa selalu mengamati pergerakan harga bahkan mereka menghabiskan sehari semalam hanya untuk mengamati pasar. Akan tetapi bagi trader yang sukses, dia mengetahui pola-pola yang terjadi dan kemudian memecahkannya. Tidak perlu bagi Anda untuk menyusun kombinasi analisa teknikal dengan menggunakan kombinasi lebih dari 3 jenis indikator. Bilamana Anda menggunakan indikator yang terlalu banyak maka potensi untuk menemukan kesalahan sinyal indikator akan menjadi sangat besar. Pemilihan indikator tersebut harus mempunyai kualitas baik dan telah melalui sekian tes untuk menguji potensi sinyal benar dan salah dalam menentukan posisi transaksi.

Rabu, 14 September 2011

Sudah mahalkah harga Emas?


Pertanyaan menarik di tengah fenomena kenaikan harga emas yang terus melonjak menembus harga tertinggi sepanjang masa. Bahkan emas terus menunjukkan konsistensinya dengan bergerak menguat dalam 11 tahun terakhir, yang merupakan kenaikan beruntun terpanjang setidaknya sejak 1920 di London. Sepanjang tahun 2011 saja logam mulia ini telah rally hingga 31%, untuk melampaui saham global, komoditas dan obligasi.  
Dominasi harga Emas terhadap instrumen - instrumen keuangan lainnya terus ditunjukkan emas. Lihat saja dengan bagaimana pergerakan level harga emas yang kembali mencatatkan level tertingginya di $ 1920.90 per troy ons. Kalau kita ibaratkan sebagai seorang pembalap Formula 1, sepertinya emas terus tarik gas meninggalkan para pesaing-pesaingnya dan belum kelihatan penurunan stamina mesinnya. Ketika Emas masih bergerak di level $ 1450, banyak yang tidak menyangka bahwa emas akan menyentuh level $1900 per troy ons secepat ini. "Wouw" mungkin itulah kata - kata yang bisa menggambarkan bagaimana emas telah menjadi daya tarik bagi sebagian besar investor saat ini. 
Bagi yang baru mengenal tentang investasi emas dan tertarik untuk mendulang keuntungan dari kenaikan harga emas ini akan muncul pertanyaan di benak Anda, apakah jika membeli emas sekarang ini harganya tidak terlalu tinggi dan masih bisa memberikan keuntungan bagi Anda yang menginvestasikan dananya di emas? Untuk menjawab pertanyaan diatas saya ingin mengajak para pembaca melakukan sedikit analisa khususnya dari sisi fundamental untuk melihat secara umum tren pergerakan emas. Berbagai permasalahan ekonomi dunia menjadi alasan terutama bagi Emas dunia untuk terus meroket. Tidak kondusifnya perekonomian Uni Eropa di tengah ECB’s Stark mengajukan pengunduran diri sebagai anggota dewan moneter ECB akibat perbedaan pendapat atas program pembelian obligasi oleh bank sentral Eropa. Buruknya permasalahan defisit Yunani, Spanyol dan beberapa negara Anggota Uni Eropa ini menjadi “kanker” Eropa. Belum lagi krisis rasio defisit Inggris dan Prancis yang mencapai 80% dari GDP. Masalah inflasi Asia terutama di Cina yang capai 6.2% serta permasalahan keuangan Amerika yang begitu buruknya. Sangat kentara terlihat dari ketidakstabilan beberapa mata uang utama, meningkatnya kekhawatiran hutang pemerintah, dan inflasi global menjadi alasan kuat untuk Emas terus menguat. 
Nah, dengan melihat ulasan diatas bisa memberikan gambaran bahwa saat ini emas diperkirakan masih akan menunjukkan kenaikan atau masih dalam kondisi uptren, bahkan saat ini banyak para pelaku pasar yang memprediksi bahwa emas bisa mengarah ke level $ 2.200 per troy ons. 

Solusi beli Emas kiloan mahal? 
Kalau Anda pergi ke toko Emas sekarang dan hendak membeli emas untuk sekian banyaknya dengan tujuan investasi, maka mungkin Anda akan cukup terkejut dengan dana yang harus dikeluarkan untuk membawa pulang 3 kilogram emas. Untuk membawa pulang Emas senilai itu Anda harus merogoh kocek sebesar 1.4 milyar rupiah.
Namun ternyata dengan modal Rp. 10 juta akan memungkinkan Anda untuk membeli emas senilai dengan 3.11 Kg. Silahkan bayangkan potensi portofolio investasi Anda dengan membeli emas fisik dengan nilai yang sama di harga 1.4 milyar rupiah. Menarik bukan? Tingkat perbedaan yang sangat besar ini akan memberikan Anda keleluasaan untuk memaksimalkan transaksi Emas Anda. 
Saat ini emas masih memberikan peluang yang cukup besar bagi investor yang tertarik bertransaksi di sektor komoditas, namun waspadai kemungkinan koreksi harga emas dunia. Jangan sampai Anda ketinggalan peluang pergerakan harga Emas yang bertarget di $ 1920.90. Sekarang Anda bisa menjawab sendiri, apakah Emas masih mahal?

Senin, 05 September 2011

Libur tlah Usai, Saatnya Atur Investasi

Masa liburan panjang kita tlah usai. Bagi Anda yang sudah kembali dari menikmati liburan panjang serta mudik lebaran saya ucapkan selamat datang kembali. Nah, sejenak kita telah hilangkan kepenatan dengan nikmati liburan panjang, kini saatnya Anda untuk kembali memikirkan peluang investasi untuk kembali tingkatkan portofolio kekayaan Anda tentunya.  
Sebuah kalimat idiom yang cukup terkenal “Janganlah taruh semua telur Anda dalam satu keranjang”. Akan menjadi begitu pentingnya untuk tidak menempatkan investasi ke dalam satu sarana investasi saja, karena hal tersebut akan meresikokan di satu tempat saja. Bayangkan saja bila satu instrumen investasi yang Anda sangat andalkan tersebut mengalami kemunduran return. Maka Anda akan menderita kerugian yang menyedot kekayaan yang telah Anda atur sedemikian rupa.
Sebenarnya pilihan investasi sangat banyak, namun saya ajak Anda untuk melihat pilihan investasi di instrumen keuangan yang menarik. Pilihan tersebut dapat disesuaikan dengan karakter resiko yang Anda sedia untuk resikokan serta sesuaikan dengan target return yang Anda harapkan. Inilah kesempatan Anda untuk melebarkan diversifikasi atau penempatan investasi yang berbeda-beda. Secara umum pilihan aset investasi keuangan terdiri dari (1) saham, (2) obligasi, (3) reksadana, dan (4) transaksi berjangka. Pertama, saham diperdagangkan di pasar modal dan memiliki tingkat resiko investasi yang tinggi karena terdapat resiko kebangkrutan perusahaan. Saham menawarkan potensi besar bagi peningkatan nilai portofolio, namun volatilitas saham membuat jenis aset ini menjadi sangat beresiko dalam jangka pendek. 
Yang kedua adalah obligasi yang adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah. Pergerakan harga obligasi secara umum relatif lebih tidak bergejolak dibandingkan saham, namun imbal hasilnya lebih rendah. Ketiga, reksadana yang merupakan wadah untuk menghimpun dana masyarakat yang dikelola oleh badan hukum untuk kemudian diinvestasikan ke aset finansial lainnya.
Sedangkan transaksi berjangka adalah jenis investasi yang menarik saat ini. Dengan sistem margin dimana akan memungkinkan Anda untuk bertransaksi nilai yang lebih besar. Dalam transaksi ini terbuka ruang untuk bertransaksi valuta asing, saham asia, serta komoditas. Jenis ini merupakan solusi bagi Anda yang ingin meningkatkan portofolio investasi Anda. Peluang “two ways opportunity” atau peluang transaksi dua arah, semakin menjadikan transaksi ini menarik. Peluang transaksi tetap tersedia di saat pasar sedang melemah dan menguat. Jadi, ketika Anda melihat bahwa harga emas misalnya sedang menguat, maka Anda bisa lakukan transaksi beli di bawah dan jual di harga atas. Sebaliknya juga ketika harga emas sedang tren turun maka Anda tetap bisa lakukan transaksi jual diatas untuk beli dibawah. Menarik bukan? Dan ini tanpa syarat kepemilikan barang terlebih dahulu. Inilah yang menjadikan transaksi ini menjadi sangat diminati. Fasilitas transaksi berjangkka dengan sistem online juga membuat ketertarikan tersendiri dari investasi ini. Informasi menarik bagi Anda bahwa jenis transaksi ini tersedia di MONEX. 
Bagaimana dengan faktor modal yang harus disiapkan untuk transaksi emas berjangka misalnya? Besarkah? Mari saya ambil contoh produk berjangka yang simpel bagi Anda. Bertransaksi emas berjangka 1 lot (3.11 kg) membutuhkan modal margin Rp 10.000.000. Bayangkan saja bilamana Anda bertransaksi emas fisik dengan nilai yang sama, pasti Anda harus merogoh kocek Anda sejumlah Rp 1,4 M. Sebuah perbedaan yang sangat luar biasa. Tingkat perbedaan yang sangat besar ini akan memberikan Anda keleluasaan untuk memaksimalkan transaksi Emas Anda.
Manfaatkan peluang transaksi ini di tengah momentum pasar yang ada, terlebih di tengah momentum penguatan harga emas dunia. Jangan sampai ketinggalan pesawat, dan tetaplah bijaksana tentukan keranjang-keranjang investasi Anda.

Senin, 22 Agustus 2011

Raih berkah di naiknya Emas

Sudahkan Anda menengok ke toko toko emas di kota Anda? Walaupun masyarakat tahu bahwasanya harga emas semakin menjulang tinggi, namun mereka tidak keberatan untuk mengeluarkan koceknya untuk mendapatkan emas impian. Sebagai perhiasan di tengah tuntutan tren maupun sebagai aksi nyata dari kesadaran akan pentingnya investasi. 
Ambruknya pasar saham dunia membawa berkah bagi komoditas emas. Logam mulia ini kembali melonjak tajam hingga lebih dari 2%, menembus rekor tertinggi sejarah di atas US$ 1.877 per ons (update Senin, 22 Agustus 2011). Banyak orang tidak menduga bahwa permintaan akan logam mulia ini akan mendorong kenaikan harga emas yang sedemikian cepatnya. Sebuah euphoria di tengah buruknya sentimen kesehatan ekonomi Eropa, turunnya rating hutang Amerika oleh S&P, ancaman defisit Amerika serta Inggris dan Perancis bahkan ancaman meledaknya tingkat inflasi. Berbagai alasan-alasan tersebut membuat semakian jelas akan resiko yang dihadapi oleh ekonomi dunia. Bukan tidak mungkin dengan bergolaknya ekonomi dunia saat ini akan membaca dunia pada ancaman resesi yang lebih buruk ketimbang krisis financial 2008.
Di tahun 2011 ini permintaan emas semakin meningkat, lihat saja dengan di kuartalan kedua tahun ini dimana Emas mengalami peningkatan 919.8 ton emas atau senilai dengan 44.5 milyar dollar AS. Permintaan besar juga terjadi di pasar Cina dan India sejumlah 52% untuk investasi koin dan batangan dan 55% untuk kebutuhan perhiasan. Belum lagi dengan aksi dari banyak bank Sentral yang semakin banyak menaikkan cadangan emasnya. 
Nah, lalu bagaiaman cara yang tepat untuk manfaatkan setiap momentum di pasar saat ini? Apakah Anda akan tetap mengambil keputusan untuk membeli emas perhiasan, koin atau batangan ataupun lebih memilih tetap menabung di bank dimana nilai uang Anda akan terus tergerus dengan pesatnya laju inflasi dunia. 
Bila Anda memlilih untuk membeli emas berkilo-kilo tentu akan menjadi pilihan yang sangat menarik di tengah potensi akan terus meningkatnya harga emas dunia. Namun saya informasikan kepada Anda bahwasanya Anda tetap punya peluang untuk membeli emas dengan nilai yang sama namun dengan tingkat modal yang jauh lebih kecil. Inilah yang dimaksud dengan sistem leverage. Satu hal yang menarik adalah dengan sistem leverage ini akan memungkinkan Anda untuk membeli emas senilai dengan 3.11 Kg hanya dengan modal Rp. 10 juta rupiah. Silahkan bayangkan potensi portofolio investasi Anda dengan membeli emas fisik dengan nilai yang sama di harga 1.4 milyar rupiah. Menarik bukan?
Mari saya gambarkan dengan mudah. Nilai kontrak 1 lot Emas berjangka (XAU) adalah 100 Troy Onz (31.1 gram per 1 TZ). Maka 1 lot tersebut sejumlah 3110 gram atau (100 x 31.1 )gram. Anggap saja harga XAU di $1.500 per troy ons dan rate dollar berada di Rp. 8500. Maka kita dapat menemukan harga 1 gr XAU = 1500,00 / 31.1 gr x Rp8.500 = + Rp 409.967,- / gr. 
Misalnya kita sama sama membeli emas sebesar 1 lot yang setara dengan 100 Troy Onz atau 3110 gr, maka diperdagangan fisik kita akan butuh modal sebesar Rp 409.967/gr x 3110 gr = Rp 1,27 M. Namun coba bandingkan dengan bertransaksi margin dimana Anda hanya membutuhkan modal Rp 10.000.000 dikarenakan 100 Troy Onz = $1000. Tingkat perbedaan yang sangat besar ini akan memberikan Anda keleluasaan untuk memaksimalkan transaksi Emas Anda. 
Hanya saja bertransaksi dengan leverage juga diibaratrkan dengan pedang bermuka dua. Anda harus berhati-hati dalam menetapkan setiap ketupusan transaksi Anda. Anda tidak perlu khawatir. Dengan beberapa manajemen resiko yang ada, maka setiap kepurtusan transaksi Anda dapat diamankan. Satu kunci lain untuk berhasil adalah kedisiplinan yang tinggi dalam bertransaksi. 
Jangan kehilangan momentum transaksi Emas dunia sekarang. Potensi harga akan terus melonjak dan menembus harga tertingginya. Cheers…

Selasa, 16 Agustus 2011

Harga Emas masih layak beli?

Pernahkah Anda membayangkan bahwa harga emas dunia akan melejit sampai pada level tertingginya saat ini? Apalagi kalau kita melihat pergerakan emas saat ini yang terus mengalami kenaikan dan mencetak level tertinggi dalam sejarahnya di level $1814 per troy ounce atau sekitar Rp. 495.000 /gram. Bandingkan dengan harga emas pada tahun 2000 ? 
Tahun 2000 harga emas per gram masih dibawah 100 ribu rupiah. Faktanya dalam waktu 10 tahun emas telah mengalami kenaikan lebih dari 500 %. Yang lebih mencengangkan lagi para analis memperkirakan pergerakan emas saat ini masih berada dalam kondisi yang uptrend apalagi kondisi perekonomian global saat ini yang belum stabil. Buruknya perekonomian Amerika, Eropa serta ancaman melonjaknya inflasi Asia semakin mendorong Emas untuk terus melejit. Begitu banyak orang yang semakin heran dengan fenomena kenaikan emas yang tak lekang oleh jaman ini.
 
Namun yang menarik adalah toko-toko emas malah menjadi semakin ramai dikunjungi oleh calon pembeli yang seakan-akan tidak keberatan dengan semakin melambungnya harga emas. Kesadaran masyarakat Indonesia untuk cerdas berinvestasi semakin baik. Tidak ingin ketinggalan dengan naiknya harga emas, adalah sebuah hal yang tepat. Hanya saja yang menjadi masalah bagi sebagian besar masyarakat apabila ingin berinvestasi di emas secara fisik yaitu kendala biaya yang cukup besar. Sebagai ilustrasi misalnya tuan A ingin membeli emas fisik seberat 1 Kg dengan harga emas per gram sekitar Rp. 495.000,- maka tuan A harus mengeluarkan uang sebesar 495 juta rupiah, tentu saja ini jumlah yang cukup besar. 
Saya sampaikan informasi yang menarik bagi Anda. Membeli emas senilai 3kg lebih Anda bisa hanya dengan jaminan dana 10 juta rupiah. Bayangkan bila Anda pergi ke toko emas dan membeli emas 3kg maka Anda harus merogoh kantong sebesar 1,4 milyar rupiah. Salah satu cara untuk memanfaatkan tren kenaikan emas saat ini kita bisa bertransaksi emas berjangka. Ada beberapa kelebihan yang kita peroleh antara lain dari reduksi biaya keamanan dan transportasi karena bertransaksi emas secara berjangka tidak ada pertukaran emas secara fisik. Transaksi tersebut hanya memanfaatkan pergerakan harga emas. Kelebihan lainnya yaitu dari sisi modal dimana modal yang dibutuhkan tidak sebesar kalau kita membeli emas secara fisik karena menggunakan margin trading. Misalnya dari setiap lot yang ditransaksikan kita hanya butuh margin / jaminan sebesar 10 juta rupiah, sangat jauh berbeda jika kita membeli emas secara fisik. 
Meskipun terdapat peluang mendapatkan keuntungan dalam jumlah besar, namun hal yang harus diperhatikan yaitu tingkat resiko dalam bisnis perdagangan berjangka tidak terkecuali emas berjangka ini juga cukup besar. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam bertransaksi antara lain kita harus menggunakan sistem trading. Sistem trading adalah seperangkat aturan yang digunakan untuk mengambil keputusan termasuk penentuan posisi beli dan jual serta tentukan seberapa besar resiko yang siap ditanggung serta keuntungan yang akan didapatkan. 
Beberapa faktor diatas akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan Anda dalam bertransaksi karena hal tersebut diatas akan menghindarkan Anda dari transaksi yang dipengaruhi oleh faktor emosi, ketakutan dan keserakahan. 
Saya yakinkan Anda bahwa dengan dibekali dengan sistem transaksi serta rencana transaksi yang komprehensif, maka Anda akan dapat meraih keuntungan serta batasi kerugian dari momentum pergerakan Emas ini. Bahkan dengan ini Anda bisa memutuskan apakah level harga emas masih layak untuk posisi beli atau tidak.

Senin, 08 Agustus 2011

Transaksi Aman, Resiko Minimal


Dengan kondisi jalanan khususnya di kota-kota besar yang saat ini mengalami kemacetan cukup parah, jalan tol sering kali dijadikan alternatif bagi pemakai jalan untuk bisa cepat sampai di tujuan. Akan tetapi masih banyak berita di surat kabar dan televisi mengenai kecelakaan yang terjadi di jalan tol bahkan sampai memakan korban jiwa.
Kalau kita telaah lebih jauh kecelakaan yang terjadi di jalan tol bukanlah disebabkan oleh kualitas jalan tol yang jelek maupun kurangnya rambu-rambu lalu lintas yang dipasang di jalan tol. Akan tetapi kecelakaan yang terjadi lebih banyak disebabkan oleh human error. Banyak dari pemakai jalan yang mengabaikan rambu-rambu lalu lintas yang sudah terpasang.  
Ilustrasi diatas juga bisa dijumpai di bisnis perdagangan berjangka ini. Dalam setiap kali kesempatan banyak yang mengatakan bahwa bisnis ini merupakan jalan cepat bagi siapa saja yang ingin mendapatkan keuntungan besar dalam waktu yang tidak begitu lama, apalagi sekarang transaksi bisa dilakukan secara online dalam artian bisa dilakukan dimana saja kapan saja selama masih bisa tersambung dengan internet. Anda tinggal siapkan PDA dan smartphone maka Anda siap untuk bertransaksi. Akan tetapi yang terjadi ternyata mereka yang terjun di bisnis ini masih banyak yang mengalami kerugian bahkan yang lebih buruk ada beberapa trader yang kehilangan sebagian besar modalnya. Dan kemudian hal ini menjadi stigma negatif di masyarakat tentang bisnis perdagangan berjangka ini. 
Seperti ilustrasi jalan tol diatas, saya samakan perdagangan berjangka ini seperti jalan tol dimana kecelakaan yang terjadi lebih banyak dipengaruhi oleh kesalahan manusia atau pemakai jalan itu sendiri bukan karena jeleknya kualitas jalan tol. Hal yang sama juga berlaku di perdagangan berjangka dimana kerugian yang banyak dialami disebabkan karena kesalahan atau kurang pahamnya trader tentang perdagangan berjangka. Dalam transaksi yang dilakukan trader seringkali tidak menggunakan sistim trading yaitu seperangkat aturan yang disusun untuk mengambil keputusan transaksi kalau seperti ilustrasi diatas. Sistim trading ini seperti rambu-rambu lalu lintas yang dipasang di pinggir jalan tol dimana ketika kita melanggar aturan yang sudah dibuat bisa berakibat fatal bagi pengendara. Hal lain yang harus dilakukan oleh Anda yaitu ketika bertransaksi harus sudah menentukan diawal berapa tingkat resiko yang siap ditanggung serta target keuntungan yang ingin diperoleh. Sayangnya hal ini juga sering diabaikan trader ketika masuk pasar seringkali membiarkan posisi mereka dalam kondisi floating minus atau tanpa memasang stoploss.
Kalau kita menerapkan atau mematuhi aturan-aturan yang sudah ditetapkan dan selalu disiplin dengan aturan yang sudah kita buat serta bertransaksi tanpa dipengaruhi oleh faktor emosi bukan tidak mungkin kita akan lebih cepat sampai tujuan seperti ilustrasi jalan tol diatas. Dengan dipunyainya sebuah sistem transaksi, maka Anda akan mempunyai alasan yang komprehensif dalam setiap keputusan masuk dan keluar pasar (hal ini tentunya dengan tidak membiarkan sekalipun “tebak-tebakan” yang berada di luar koridor sistem transaksi) . Pada akhirnya, Anda bisa bertransaksi dengan nyaman, minimalkan resiko serta untung di tangan. Cheerss….

Senin, 01 Agustus 2011

Siap transaksi bak Robin Hood?

Adalah seorang tokoh dalam cerita rakyat Inggris. Ia adalah seorang bangsawan yang menjadi musuh Sheriff of Nottingham atau Prince John, melawan pejabat yang korupsi untuk kepentingan rakyat. Ia memimpin 140 orang yang disebut "Merry Men". Dalam setiap film heroiknya yang paling terkenal adalah bagaimana Robin Hood selalu melesatkan anak panahnya dan selalu tepat mengenai sasarannya.  
Nah, bagaimana dengan Anda? Bagaimana dengan Anda yang telah memutuskan untuk bertransaksi di pasar berjangka. Sebuah pasar yang sangat menarik, di dalamnya dapat ditemukan berbagai peluang untuk meraih profit dari setiap pergerakan naik turunnya nilai mata uang. Serta yang lagi heboh adalah mengenai melonjaknya harga emas dunia yang terus menembus level tertinggi sepanjang sejarahnya. Namun yang menjadi pertanyaan utama adalah bagaimana cara yang tepat untuk masuk dalam pasar berjangka tersebut. Pentingnya memutuskan posisi beli maupun jual yang berdasarkan sebuah analisa akan membuat transaksi Anda lebih baik ketimbang keputusan transaksi yang gambling dan tidak terarah. Seperti Robin Hood tadi yang selalu berhati-hati dalam menyerang lawannya, inipun yang Anda harus lakukan dalam setiap keputusan transaksi. Landasan keputusan serta berpikir sebelum membeli maupun menjual mata uang tertentu inilah yang saya sebut dengan “trading plan” atau rencana transaksi. 
Rencana trading adalah pendekatan sistematis untuk perdagangan mata uang yang mengontrol semua aspek perdagangan. Perdagangan dilakukan melalui penerapan simultan dari tiga hal yang berbeda yaitu sistem trading, manajemen modal dan psikologi trading. Sistem trading akan berisi aturan-aturan jenis sinyal teknis dan fundamental. Kedua analisa tersebut harus dipertimbangkan sebelum Anda memutuskan keputusan beli dan jual Anda. Sistem manajemen modal akan berisi aturan tentang rencana seberapa besar modal yang siap ditransaksikan serta diresikokan secara optimal. Manajemen modal menjadi sangat penting agar Anda tidak mengalami transaksi yang berlebih yang pada akhirnya akan menyulitkan transaksi Anda sendiri. Yang terakhir namun tetap menjadi yang terpenting adalah manajemen emosional yang akan menetapkan aturan tentang tingkat keterlibatan emosional Anda dalam setiap keputusan transaksi yang dilakukan. Lebih tepatnya disebut dengan psikologi trading. 
Kebanyakan trader akan mengalami resiko kegagalan transaksi disebabkan belum dibangunnya kesiapan psikologi trading yang kuat, hal ini meliputi disiplin transaksi, tidak rakus, bersedia menerima kerugian, kemauan untuk lakukan record dan review bagi sistem transaksi yang telah dipakai dalam periode tertentu. Dengan dipunyainya sebuah sistem transaksi, maka Anda akan mempunyai alasan yang komprehensif dalam setiap keputusan masuk dan keluar pasar (hal ini tentunya dengan tidak membiarkan sekalipun “tebak-tebakan” yang berada di luar koridor sistem transaksi) . Misalnya, Anda memakai indikator RSI (relative strength index) 50%, nah bila terjadi perpotongan garis RSI ke atas terhadap garis level 50 maka Anda akan beli. Peraturan tersebut harus terpenuhi tanpa memberikan ruang terhadap “tebak berhadiah” bilamana indikator tersebut tidak terpenuhi. Pada akhirnya seorang yang akan berhasil dalam setiap transaksinya adalah mereka yang melibatkan paduan yang harmoni dari ketiga hal diatas (sistem transaksi, manajemen modal dan psikologi trading). Bilamana Anda sudah mempersiapkan pola manajemen modal serta sistem transaksi yang juga didukung oleh kesiapan psikologi, saya yakinkan bahwa Anda dapat menghasilkan keuntungan yang lebih baik serta membatasi resiko dalam setiap keputusan transaksi Anda. Dan Anda akan menjadi pemanah transaksi yang jitu seperti Robin Hood ketika lepaskan anak panah dari busurnya.