Selasa, 28 September 2010

Manfaatkan Peluang di Manuver Emas


Emas kembali bersinar dengan dahsyatnya dalam beberapa minggu ini. Semua mata tertuju pada pola pergerakan emas yang telah diperkirakan oleh banyak pelaku pasar sebelumnya.

Ditengah-tengah kondisi pasar finansial yang tidak menentu seperti fakta ketidakyakinan pasar akan kekuatan pemulihan ekonomi negara Uni Eropa ditambah lagi dengan kekuatiran mengenai data hutang beberapa negara maju seperti AS. Sebuah fakta yang menarik lagi adalah perkembangan volatilias mata uang Yen Jepang yang akhirnya menuntut pemangku kebijakan moneter Jepang untuk melakukan intervensinya setelah mata uang negara matahari tersebut menembus level terkuatnya dalam 15 tahun terakhir ini. Fakta tersebut membuat para pelaku pasar beramai-ramai memindahkan portofolio investasinya ke sektor yang dinilai lebih aman seperti komoditas. 

Setelah sempat terkoreksinya level harga emas berjangka dari level tertinggi sebelumnya di US$ 1264.85 per troy ons ke level US$ 1156.80 per troy ons , komoditi favorit ini kemudian kembali unjuk gigi ke level tertinggi dalam sejarahnya di level US$ 1299.55 per troy ons. Emas sudah naik lebih dari 4% dalam bulan ini dan menyentuh rekor tinggi baru dalam satu minggu sesi perdagangan. Peluang kenaikan harga emas juga kembali didukung oleh espektasi akan pelemahan dollar AS yang serta-merta menaikkan popularitas emas. 
Pada akhir pekan lalu, Futures Gold sempat menembus harga tertinggi sepanjang masa di atas US$1300. Fakta ini mengindikasikan bahwa Federal Reserve AS akan melakukan pengetatan baru yang menambah kekhawatiran investor.
Sebuah fakta lain yang menarik adalah kebijakan bank regional yang dinilai pasar akan semakin meningkatkan mesin manuver harga emas. Bank Sentral Eropa (ECB) dalam satu tahun ini telah menghentikan penjualan emas dalam jumlah besar. Langkah otoritas tersebut mengakhiri aksi pelepasan emas besar-besaran dalam kurun waktu satu dekade terakhir. Penghentian aksi jual emas dilakukan setelah bank sentral mempertimbangkan nilai jual aset di tengah krisis finansial dan hutang kawasan. Sebelum tahun 2000, bank sentral menukar kepemilikan logam non-yield ke dalam instrumen surat hutang dengan tujuan return tahunan lebih terkendali. Namun seiiring dengan gelombang perubahan gaya alih investasi pasar ke safe haven instrument, kini bank sentral dan investor cenderung melirik perlindungan aset yang lebih aman seperti emas. 
Kebijakan ECB tersebut nampaknya seiring dengan kebijakan bank sentral Swedia, Slovakia, Irlandia dan Slovenia yang sudah menyatakan tidak melakukan penjualan emas. Penurunan volume jual yang besar akan sangat berpengaruh terhadap pergerakan harga emas yang semakin membuat tipisnya suplai emas yang tersedia, padahal pada saat ini pasar lebih cenderung untuk memburu emas. Fakta semakin favoritnya emas bagi pasar akan lebih memperbesar kemungkinan emas untuk lebih bersinar dan terus menembus level tertingginya. Hal ini sesuai dengan estimasi tim riset dan edukasi MONEX beberapa minggu lalu dalam seminar terkait.

Market Update
Dalam sepekan ini diperkirakan euro akan bergerak dalam kisaran range trading 1.3679- 1.3290 dengan support di 1.3615 dan resistance di 1.3160. Poundsterling diperkirakan bergerak dikisaran level 1.6001 - 1.5523 dengan support di 1.5660 dan resistance di 1.5987. Sementara itu untuk komoditi Emas diperkirakan akan bergerak dikisaran range trading US$1320.05 – 1289.66 per troy ons dengan support di US$1288.30 per troy ons dan resistance dikisaran US$1305.60 per troy ons.

Manfaatkan Peluang di Manuver Emas


Emas kembali bersinar dengan dahsyatnya dalam beberapa minggu ini. Semua mata tertuju pada pola pergerakan emas yang telah diperkirakan oleh banyak pelaku pasar sebelumnya.

Ditengah-tengah kondisi pasar finansial yang tidak menentu seperti fakta ketidakyakinan pasar akan kekuatan pemulihan ekonomi negara Uni Eropa ditambah lagi dengan kekuatiran mengenai data hutang beberapa negara maju seperti AS. Sebuah fakta yang menarik lagi adalah perkembangan volatilias mata uang Yen Jepang yang akhirnya menuntut pemangku kebijakan moneter Jepang untuk melakukan intervensinya setelah mata uang negara matahari tersebut menembus level terkuatnya dalam 15 tahun terakhir ini. Fakta tersebut membuat para pelaku pasar beramai-ramai memindahkan portofolio investasinya ke sektor yang dinilai lebih aman seperti komoditas. 
Setelah sempat terkoreksinya level harga emas berjangka dari level tertinggi sebelumnya di US$ 1264.85 per troy ons ke level US$ 1156.80 per troy ons , komoditi favorit ini kemudian kembali unjuk gigi ke level tertinggi dalam sejarahnya di level US$ 1299.55 per troy ons. Emas sudah naik lebih dari 4% dalam bulan ini dan menyentuh rekor tinggi baru dalam satu minggu sesi perdagangan. Peluang kenaikan harga emas juga kembali didukung oleh espektasi akan pelemahan dollar AS yang serta-merta menaikkan popularitas emas. 
Pada akhir pekan lalu, Futures Gold sempat menembus harga tertinggi sepanjang masa di atas US$1300. Fakta ini mengindikasikan bahwa Federal Reserve AS akan melakukan pengetatan baru yang menambah kekhawatiran investor.
Sebuah fakta lain yang menarik adalah kebijakan bank regional yang dinilai pasar akan semakin meningkatkan mesin manuver harga emas. Bank Sentral Eropa (ECB) dalam satu tahun ini telah menghentikan penjualan emas dalam jumlah besar. Langkah otoritas tersebut mengakhiri aksi pelepasan emas besar-besaran dalam kurun waktu satu dekade terakhir. Penghentian aksi jual emas dilakukan setelah bank sentral mempertimbangkan nilai jual aset di tengah krisis finansial dan hutang kawasan. Sebelum tahun 2000, bank sentral menukar kepemilikan logam non-yield ke dalam instrumen surat hutang dengan tujuan return tahunan lebih terkendali. Namun seiiring dengan gelombang perubahan gaya alih investasi pasar ke safe haven instrument, kini bank sentral dan investor cenderung melirik perlindungan aset yang lebih aman seperti emas. 
Kebijakan ECB tersebut nampaknya seiring dengan kebijakan bank sentral Swedia, Slovakia, Irlandia dan Slovenia yang sudah menyatakan tidak melakukan penjualan emas. Penurunan volume jual yang besar akan sangat berpengaruh terhadap pergerakan harga emas yang semakin membuat tipisnya suplai emas yang tersedia, padahal pada saat ini pasar lebih cenderung untuk memburu emas. Fakta semakin favoritnya emas bagi pasar akan lebih memperbesar kemungkinan emas untuk lebih bersinar dan terus menembus level tertingginya. Hal ini sesuai dengan estimasi tim riset dan edukasi MONEX beberapa minggu lalu dalam seminar terkait.

Market Update
Dalam sepekan ini diperkirakan euro akan bergerak dalam kisaran range trading 1.3679- 1.3290 dengan support di 1.3615 dan resistance di 1.3160. Poundsterling diperkirakan bergerak dikisaran level 1.6001 - 1.5523 dengan support di 1.5660 dan resistance di 1.5987. Sementara itu untuk komoditi Emas diperkirakan akan bergerak dikisaran range trading US$1320.05 – 1289.66 per troy ons dengan support di US$1288.30 per troy ons dan resistance dikisaran US$1305.60 per troy ons.

Rabu, 22 September 2010

Capai Target Tepat Dalam Trading



Ketika suatu aktivitas trading berjalan dengan benar maka hal ini bisa menjadi hal yang luar biasa. Namun ketika suatu trading berjalan dengan arah salah, hal ini bisa menjadi suatu mimpi yang buruk. Inilah dua hal yang kerap sekali ditemui oleh orang-orang yang memutuskan untuk bertransaksi di perdagangan berjangka. Keuntungan yang dibuat dalam beberapa minggu bisa musnah hanya dalam hitungan menit. Seorang trader bisa selalu mengamati pergerakan harga bahkan mereka menghabiskan sehari semalam hanya untuk mengamati pergerakannya. Akan tetapi bagi trader yang sukses, dia akan selalu berusaha mengetahui pola-pola yang terjadi dan kemudian memecahkannya. Hal ini bisa dicapai dengan mempelajari beberapa pertanyaan dan menemukan jawaban yang tepat yang didasarkan atas observasi dan kesimpulan yang logis. 
Pertanyaan yang seringkali di ungkapkan oleh banyak trader yaitu apakah perbedaan antara winning trader dan losing trader?
Saya akan memberikan beberapa observasi serta kesimpulan dan kaitannya dalam melakukan aktivitas trading untuk bisa menjadi trader yang sukses. 
Observasi I
Sebagian besar losing trader (trader gagal) bermain dalam jangka pendek. Hal ini diperparah dengan ketidaktahuan penggunaan time frame dan banyaknya kenyataan bahwa losing trader ini sangat kurang dalam persiapan seperti melakukan strategi transaksi. Kekalahan yang disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan persiapan yang seringkali dihadapi oleh trader dengan modal minim. Sementara winning trader (trader sukses) seringkali melakukan trading middle term sampai long term. Winning trader biasanya mempunyai modal yang relatif lebih besar. Dari observasi pertama ini disimpulkan trading dengan cara middle term atau long term memberikan kemungkinan besar untuk berhasil selain itu semakin besar modal yang digunakan maka kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan akan semakin besar.
Observasi 2
Losing trader seringkali menggunakan sistem yang kompleks dan rumit, sementara winning trader lebih menggunakan teknik yang sederhana dan disesuaikan dengan karakter trader itu sendiri. Dari observasi kedua ini disimpulkan bahwa sesuai dengan kepercayaan yang salah yang banyak berkembang bahwa “kompleks” selalu berhubungan dengan “lebih baik”. Dalam trading belum tentu demikian, logikanya bahwa pendekatan pasar yang sederhana cenderung bersifat praktis dan tidak rentan terhadap penafsiran yang palsu. Yang benar bahwa “simple” atau “kompleks” sama sekali tidak berhubungan. Mengelola suatu proses trading dengan menggunakan pemikiran dan analisa sendiri menjadi lebih penting untuk menjadi trader yang sukses. Hal ini juga menjelaskan bagaimana seorang trader yang mempunyai kualitas dan kesabaran serta ketekunan seringkali melebihi mereka yang mempunyai pendidikan yang lebih tinggi ataupun orang yang cerdas.
Nantikan observasi berikutnya di artikel saya minggu depan dan tempatkan posisi transaksi Anda dalam portofolio transaksi yang terarah. 

Market Update
Dalam sepekan ini diperkirakan euro akan bergerak dalam kisaran range trading 1.3323- 1.2862 dengan support di 1.3027 dan resistance di 1.3160. Poundsterling diperkirakan bergerak dikisaran level 1.5995 - 1.5453 dengan support di 1.5474 dan resistance di 1.5720. Sementara itu untuk komoditi minyak mentah diperkirakan akan bergerak dikisaran range trading US$77.91 – 72.66 per barrel dengan support di US$73.99 per barrel dan resistance dikisaran US$75.90 per barrel.

Selasa, 07 September 2010

Tetap Bertransaksi di Pasar Saham Libur


Dalam merayakan lebaran tahun ini, libur perdagangan saham Indonesia diadakan tanggal 8 sampai 14 September 2010. Serta bagi perdagangan pasar saham, hal ini juga diberlakukan libur di hari yang sama. Perdagangan saham menjelang Lebaran, investor semakin bergairah setelah keluarnya data inflasi dan BI rate. Pada perdagangan Jumat yang lalu, IHSG ditutup melesat 42,128 poin (1,34%) ke level 3.164,27.

Sebuah informasi yang menarik bagi Anda yang tidak mau kehilangan peluang untuk meraih profit dalam transaksi saham yang akan saya sampaikan dalam artikel ini. Menjelang libur pasar saham dalam beberapa hari ini maka akan sangat menarik untuk masuk dalam transaksi dipasar saham yang tetap buka. 
Pasar saham yang tetap buka pada masa libur di Indonesia adalah pasar saham Amerika, Hongkong, dan Jepang. Nah inilah sebuah fakta yang menarik ditengah perkembangan pilihan instrumen diversifikasi investasi Anda. CFDs (Contract for Differences) merupakan produk derivatif yang merupakan turunan dari instrumen di bursa Amerika, Jepang dan Hongkong, dengan keterlibatan modal yang relatif lebih kecil dikarenakan menggunakan sistem margin. Melalui penggunaan konsep ini investor dapat memperoleh keuntungan atau mengalami kerugian sama dengan transaksi saham riil, namun dengan penggunaan modal yang kecil. Melalui CFDs ini akan memberikan Anda peluang untuk meraih keuntungan dari setiap perubahan harga saham asal turunannya. Bahkan disaat pasar saham Indonesia sedang libur, bagi Anda yang tidak mau kehilangan kesempatan untuk tetap menaikkan portofolio transaksi saham, maka bertransaksi CFDs adalah sebuah pilihan.
Didalam perbedaan dan persamaan antara CFDs dan Saham riil, terdapat sebuah hal yang menarik mengenai sistem margin yang memiliki kelebihan tersendiri. Untuk memahaminya, mari kita lihat ilustrasi berikut. Untuk bertransaksi saham Amerika maka setiap investor bisa bertransaksi dengan satuan lot (1000 lembar saham). Anggaplah Anda ingin membeli 10.000 lembar saham (10 lot) dari perusahaan Citigroup pada harga $3.90. Untuk saham riilnya Anda membeli saham dengan nilai $39.000 dengan modal yang diperlukan sebesar $39.000. Coba bandingkan dengan dengan bertransaksi CFDs dari saham Citigroup, maka Anda hanya perlu menyertakan modal sebesar $3.900 dengan bertransaksi nilai lembar saham Citigroup yang sama dengan saham riil. Keuntungan dari sistem transaksi margin adalah bahwa Anda tidak perlu mengeluarkan seluruh isi nilai kontrak, sehingga Anda dapat bertransaksi dengan nilai yang lebih besar dari biasanya. Dampak tersebut adalah peluang keuntungan yang lebih besar dari perdagangan saham riil. Trading dengan sistem margin disebut juga dengan sistem gearing.

Market Update
Pergerakan beberapa saham CFDs di bursa utama dalam pekan ini relatif melemah sebagai imbas kondisi perekonomian yang masih belum stabil. Dalam pekan ini diperkirakan CFDs saham RIM (Research in Motion) akan bergerak dalam kisaran trading $46.50 - 43.20 dengan level support di $44.00 dan resistance di $45.40. Sementara itu saham CFDs Microsoft diperkirakan bergerak dikisaran level $25.80 - 23.20 dengan level support di $23.85 dan resistance di $24.85. Untuk pergerakan saham Jepang, Sony_JP bergerak dengan perkiraan range trading 2650 - 2390 (yen) dengan level support 2450 Yen dan resistance dikisaran 2610 Yen.

Selasa, 31 Agustus 2010

Manfaatkan Peluang di Penurunan Saham, Bisa?


Adalah sebuah pertanyaan yang sangat menarik mengenai apakah ada kemungkinan mendapatkan peluang ditengah sebuah pola penurunan nilai saham? Cukup banyak orang yang menanyakan kepada saya mengenai perkembangan pasar di tengah kenaikan IHSG yang telah berada di area 3000. Sentimen positif akan perkembangan ekonomi Indonesia disertai dengan kecenderungan alih investasi global yang membuat banyak saham Indonesia menjadi incaran. Namun timbul pertanyaan ketika saham BUMI misalnya yang tengah mempunyai kecenderungan melemah sebesar 63.16% sejak September 2009 dari area Rp. 3475 ke Rp. 1280. Beberapa orang menunggu momen beli di tengah setiap koreksi yang kemungkinan terjadi ditengah tren bearishnya (melemah).

Nah inilah sebuah fakta yang menarik ditengah perkembangan pilihan instrumen diversifikasi investasi Anda. CFDs (Contract for Differences) yang merupakan sebuah instrumen turunan dari saham-saham yang tercatat di bursa Amerika, Jepang dan Hongkong. Melalui CFDs ini akan memberikan Anda peluang untuk meraih keuntungan dari setiap perubahan harga saham yang menjadi asal turunannya. 
Pada dasarnya CFDs mempunyai beberapa kesamaan dengan saham, yang pertama adalah adanya arah pergerakan harga yang dipengaruhi oleh berita fundamental dan teknis pada grafik. Kedua adalah pergerakan CFDs yang mempunyai tingkat likuiditas tinggi yang mirip dengan saham underlyingnya. Persamaan yang ketiga adalah CFDs juga mempunyai ciri untuk dapat terimbas dari setiap aksi emiten dan aksi pembagian deviden dari saham perusahaan tersebut.
Seperti pertanyaan diatas berkaitan dengan apakah bisa ditemui peluang ditengah momentum pelemahan saham maka hal tersebut akan terjawab. Berbeda dengan saham underlyingnya yang kebanyakan hanya bisa dimulai dengan posisi beli dengan tujuan memperoleh gain setelah adanya kenaikan dari angka saham yang diambil sebelumnya, namun CFDs membuka ruang yang luas bagi Anda untuk memanfaatkan setiap peluang dari setiap arah volatilitas harga CFDs. Beli saat tren bullish (naik) dan jual saat tren bearish bisa dilakukan setiap saat secara cepat tanpa harus menunggu antrian.
Dengan kesempatan two ways opportunity (transaksi dua arah beli dan jual) maka terbuka lebih peluang ditengah penguatan dan pelemahan CFDs. Kesempatan untuk mengambil posisi jual (short sell) terlebih dahulu tanpa harus mempunyai posisi buy terlebih dahulu merupakan suatu nilai lebih CFDs. Seperti yang terjadi di Citigroup yang terdaftar di bursa Amerika dimana sejak bulan Juli lalu mengalami pelemahan sebesar 14.7% ke level terendahnya di US$3.63 setelah adanya sentimen negatif di laporan keuangan Citigroup Inc untuk kuartal kedua tahun ini yang dinyatakan mengalami penurunan sebesar 37%.
Tren bearish dari Citigroup tersebut dapat dimanfaatkan oleh pelaku pasar CFDs tanpa harus menunggu pola reversal (pembalikan) kenaikan saham demi melakukan posisi beli Citigroup. Nah maka Anda akan menjadi salah satu dari sedikit orang yang tersenyum melihat pergerakan pelemahan Citigroup karena tidak kehilangan momentum yang ada. Dan yang perlu dipertimbangkan adalah target tren bearish dari Citigroup untuk menentukan target profit Anda.

Market Update
Dalam sepekan ini diperkirakan euro akan bergerak dalam kisaran range trading 1.2540- 1.2940 dengan level support di 1.2610 dan resistance di 1.2895. Poundsterling diperkirakan bergerak dikisaran level 1.5320 - 1.5780 dengan level support di 1.5380 dan resistance di 1.5695. Sementara itu untuk komoditi minyak mentah diperkirakan akan bergerak dikisaran range trading US$73.50 - 78.50 per barrel dengan level support di US$74.50 per barrel dan resistance dikisaran US$76.5 per barrel.

Selasa, 24 Agustus 2010

Mengenal Keunggulan CFDs


Mengenal berbagai instrument yang bisa dipakai segaia alat diversifikasi investasi adalah hal yang penting. Pada kali ini saya akan berbagi mengenai sebuah mengenai sebuah instrumen investasi yang memiliki sisi ketertarikan tersendiri.

Adalah CFDs (Contract for Differences) yang merupakan suatu kontrak antara dua pihak, biasanya digambarkan sebagai "pembeli" dan "penjual", yang menyatakan bahwa penjual akan membayar kepada pembeli perbedaan antara nilai sekarang dari aset dan nilainya pada saat kontrak. Dalam hal ini CFDs adalah sebuah instrumen turunan dari saham-saham yang tercatat di bursa Amerika, Jepang dan Hongkong. 
Melalui CFDs ini akan memberikan Anda peluang untuk meraih keuntungan dari setiap perubahan harga saham yang menjadi asal turunannya. 
CFDs sendiri mulai dikembangkan pada awal tahun 1990 di London oleh Smith New Court (sebuah trading firm di London). Pada awalnya CFDs memberikan fasilitas kemudahan bagi klien Smith New Court untuk melakukan short sell pada London Stock Exchange untuk tujuan hedging dengan menggunakan leverage dan terbebas dari stamp duty yang tidak tersedia pada transaksi saham lainnya. Dengan menggunakan CFDs, para klien besar Smith New Court tidak perlu lagi bertransaksi saham/ekuitas mereka secara fisik dan tidak perlu lagi meminjam saham pada saat ingin melakukan short sell. 
Pada dasarnya CFDs mempunyai beberapa kesamaan dengan saham seperti adanya arah pergerakan harga yang dipengaruhi oleh berita fundamental dan teknis pada grafik. Kedua adalah pergerakan CFDs yang mempunyai tingkat likuiditas tinggi yang mirip dengan saham underlyingnya. CFDs juga mempunyai ciri untuk dapat terimbas dari setiap aksi emiten dan aksi pembagian deviden dari saham perusahaan tersebut.
Namun CFDs juga mempunyai beberapa perbedaan yang menjadikannya sebagai sebuah instrumen yang menarik. Pertama adalah leverage, yang akan saya jelaskan melalui contoh berikut; kebutuhan margin CFDs adalah 10%, ini berarti bahwa dengan dana US$5.000, Anda dapat membeli saham CFDs yang senilai US$50.000 (10-1 leverage). Nah dengan leverage ini akan memberikan Anda ruang lebih luas untuk memilih berbagai pilihan saham dalam CFDs. Kedua adalah terbuka peluang untuk melakukan short sell (posisi jual saham terlebih dahulu) dimana Anda mampu melakukan penjualan saham demi meningkatkan profitabilitas tanpa melakukan posisi pembelian terlebih dahulu seperti saham pada umumnya. Sehingga Anda dapat mengambil keuntungan ketika harga saham jatuh, atau pada saat harga saham naik. Ini akan cukup sulit ditemui pada perdagangan saham. Ketiga adalah adanya imbas aksi pembagian deviden atau keuntungan perusahaan yang akan dibagi langsung bagi pemilik CFDs. Dalam hal ini deviden CFDs langsung dibagi pada pemilik CFDs (posisi beli) serta tidak dikurangi pajak sebesar 30% dimana hal itu akan terjadi pada perdagangan saham. Kelebihan dalam bertransaksi CFDs lainnya adalah tidak adanya antrian dalam transaksinya. Hal ini akan sangat berbeda bilamana Anda jumpai dalam proses transaksi saham.
Pada dasarnya bertransaksi CFDs seharusnya tidak dibedakan dengan bertransaksi saham pada umumnya, sehingga hal ini bukanlah merupakan hal yang sulit untuk dilakukan. 

Market Update
Dalam sepekan ini diperkirakan euro akan bergerak dalam kisaran range trading 1.2510- 1.2950 dengan support di 1.2595 dan resistance di 1.2870. Poundsterling diperkirakan bergerak dikisaran level 1.5345 - 1.5800 dengan support di 1.5405 dan resistance di 1.5710. Sementara itu untuk komoditi minyak mentah diperkirakan akan bergerak dikisaran range trading US$72.50-76.50 per barrel dengan support di US$73.20 per barrel dan resistance dikisaran US$74.95 per barrel.

Selasa, 17 Agustus 2010

Mengenal Manajemen Modal-lanjutan


Merdeka!!. Dirgahayu Republik Indonesia ke 65. Semoga dalam peringatan kemerdekaan Indonesia ini, bangsa Indonesia semakin menyadari esensi kemerdekaan sesungguhnya.
Melanjutkan artikel saya minggu lalu mengenai pembagian porsi modal yang tepat disesuaikan dengan karakter transaksi berjangka Anda. Dalam pembahasan tersebut mengetengahkan pentingnya sebuah pemahaman bahwa penempatan modal atau kapital yang tepat memerlukan sebuah perencanaan yang matang yang diiringi dengan pemilihan tipe strategi yang komprehensif.

Dalam lingkup finansial, Manajemen Modal (money management) adalah sebuah proses penempatan modal di masa kini dan perencanaan modal di masa datang. Prinsip pertama adalah Martingale yang merupakan teori probabilitas yang memungkinkan kesamaan nilai sesuatu dimasa tertentu dengan masa sebelumnya dengan menggunakan prinsip penggandaan. Dalam dunia trading, Martingale dapat diartikan sebagai proses mendapatkan keuntungan sekaligus menutup kerugian dari transaksi sebelumnya dengan keuntungan pertama dari transaksi selanjutnya, melalui penggandaan modal. 
Nah prinsip kedua adalah Anti Martingale yang merupakan prinsip untuk tidak akan menggandakan posisi ketika mengalami kerugian. Penambahan hanya terjadi jika posisi dalam keadaan untung. Dalam prinsip ini resiko akan ditingkatkan sesuai dengan peningkatan keuntungan dengan tujuan agar keuntungan yang dicapai semakin tinggi. Dan merupakan keunggulan dari potensi Anti Martingale adalah kemampuan dalam menciptakan keuntungan bagaikan putaran bola salju. Semakin jauh perjalanan semakin besar keuntungan. Di dalam prinsip ini sangat perlu diketahui untuk membatasi jumlah transaksi, karena satu transaksi dapat mengakibatkan kerugian besar.
Sedangkan prinsip ketiga adalah Cost Averaging yang adalah sebuah prinsip ketika transaksi Anda tengah merugi dengan tidak menggunakan prinsip Doubling atau penggandaan posisi, sehingga penambahan keuntungan tidak secepat Martingale. Namun demikian, potensi kerugian yang ditimbulkan pun tentunya lebih kecil dibanding Martingale. Dalam arti ini adalah penambahan posisi transaksi ketika posisi tengah merugi tetapi jumlah lot tetap sama. Prinsip ini mempunyai tingkat resiko yang lebih minim daripada prinsip Martiangle.
Prinsip terakhir yang bisa menjadi pilihan adalah Pyramiding yang merupakan sebuah prinsip penambahan transaksi dengan lot yang sama dengan syarat posisi transaksi dalam posisi untung. Kelebihan dari Pyramiding adalah potensi mendapatkan keuntungan bilamana pasar akan meneruskan arah sesuai dengan trend.
Untuk memahami manajemen modal mana yang paling cocok untuk menjadi pilihan maka Anda harus menyesuaikan dengan karakter dari Anda sendiri, dikarenakan dari setiap prinsip tersebut berkaitan dengan resiko untuk setiap transaksi. Yang perlu diketahui juga adalah bahwa semakin tinggi prosentase resiko terhadap ekuiti, semakin sedikit transaksi rugi yang mampu Anda terima.

Market Update
Dalam sepekan ini diperkirakan euro akan bergerak dalam kisaran range trading 1.2545 - 1.3045 dengan support di 1.2650 dan resistance di 1.2955. Poundsterling diperkirakan bergerak dikisaran level 1.5400 - 1.5845 dengan support di 1.5490 dan resistance di 1.5760. Sementara itu untuk komoditi emas bergerak dikisaran range trading US$1195.00 - 1234.00 per troy ons dengan support di US$1210.50 per troy ons dan resistance dikisaran US$1226.45 per troy ons.