Senin, 18 Juli 2011

Pilih Keranjang Telur Investasi Anda

Anda pasti kerapkali mendengar sebuah idiom “Janganlah taruh semua telur Anda dalam satu keranjang”. Idiom tersebut menarik karena sangat penting bagi kita untuk bijaksana tentukan sarana investasi. Penting juga untuk tidak menempatkan investasi ke dalam satu sarana investasi saja, karena pada akhirnya hal tersebut akan menempatkan resiko di satu tempat saja. Bayangkan saja bilamana satu instrumen investasi yang Anda sangat andalkan tersebut mengalami kemunduran return.  
Cukup banyak pilihan investasi yang tersedia di pasar keuangan. Anda dapat memilihnya sesuai dengan karakter resiko yang Anda sedia untuk resikokan serta sesuaikan dengan target return yang Anda ekspektasikan. Begitu banyaknya pilihan instrumen investasi yang ada tersebut malahan akan melebarkan ruang diversifikasi investasi. Secara umum pilihan aset investasi terdiri dari (1) saham, (2) obligasi, (3) reksadana, dan (4) transaksi berjangka. Pertama, saham diperdagangkan di pasar modal dan memiliki tingkat resiko investasi yang tinggi, karena terdapat resiko kebangkrutan perusahaan sehingga uang Anda dapat hilang. Saham menawarkan potensi besar bagi peningkatan nilai portofolio. Namun di sisi lain, volatilitas saham membuat jenis aset ini menjadi sangat beresiko dalam jangka pendek. Yang kedua adalah obligasi yang adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah. Pergerakan harga obligasi secara umum relatif lebih tidak bergejolak dibandingkan saham, namun imbal hasilnya lebih rendah. Ketiga, reksadana yang merupakan wadah untuk menghimpun dana masyarakat yang dikelola oleh badan hukum yang bernama Manajer Investasi untuk kemudian diinvestasikan ke aset finansial lainnya. Terakhir adalah transaksi berjangka yang merupakan jenis investasi yang menarik saat ini. 
Dengan sistem margin dimana akan memungkinkan Anda untuk bertransaksi nilai yang lebih besar. Dalam transaksi ini terbuka ruang untuk bertransaksi valuta asing, saham asia, serta komoditas. Jenis ini merupakan solusi bagi Anda yang ingin meningkatkan portofolio investasi Anda. Peluang “two ways opportunity” atau peluang transaksi dua arah, semakin menjadikan transaksi ini menarik. Peluang transaksi tetap tersedia di saat pasar sedang melemah dan menguat. Fasilitas transaksi online juga membuat ketertarikan tersendiri dari investasi ini. Informasi menarik bagi Anda bahwa jenis transaksi ini tersedia di MONEX. Berbagai kelebihan yang dimiliki dari transaksi berjangka, akan memberikan Anda ruang yang begitu luas untuk maksimalkan portofolio investasi. Bertransaksi berjangka juga mempunyai manajemen resiko yang akan membantu Anda untuk menentukan karakter resiko yang sedia ditanggung serta penentuan target keuntungan yang ingin dicapai. Menarik bukan? Sebuah lingkup ruang investasi yang memberikan ruang yang sedemikian luasnya untuk lakukan transaksi. 
Lalu mungkin yang keluar di benak Anda adalah seberapa besar modal yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi berjangka. Besarkah? Mari saya ambil contoh produk berjangka yang simpel bagi Anda. Bertransaksi emas berjangka 1 lot (3.11 kg) membutuhkan modal margin Rp 10.000.000. Bayangkan saja bilamana Anda bertransaksi emas fisik dengan nilai yang sama, pasti Anda harus merogoh kocek Anda sejumlah Rp 1,3 M. Sebuah perbedaan yang sangat fantastis. Tingkat perbedaan yang sangat besar ini akan memberikan Anda keleluasaan untuk memaksimalkan transaksi Emas Anda. Manfaatkan peluang transaksi ini di tengah momentum pasar yang ada, terlebih di tengah momentum penguatan harga emas dunia. Jangan sampai ketinggalan kereta, dan tetaplah bijaksana tentukan keranjang-keranjang investasi Anda.

Senin, 11 Juli 2011

Bullseye!!!


Bullseye!!! Sebuah kata yang diungkapkan oleh pemanah atau penembak bila mereka tepat mengenai sasaran. Bagaimana dengan keputusan investasi Anda? Akan Bullseye kah? Atau masih memerlukan perubahan portofolio?
Dalam dunia perdagangan berjangka sudah banyak dari kita yang mengetahui bahwa banyak peluang yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan. Dikarenakan keunikan dari sistim perdagangan berjangka itu sendiri yaitu kita bisa bertransaksi dua arah dalam artian kita bisa mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga baik harga sedang mengalami penurunan ataupun harga sedang mengalami kenaikan. Banyak sekali instrumen yang bisa kita transaksikan baik itu forex, indeks saham maupun komoditas. Nah dalam kesempatan kali ini saya hanya akan membahas mengenai pergerakan komoditas emas serta bagaimana memanfaatkan peluang dari pergerakan emas saat ini. Sebelumnya saya mengajak Anda untuk melihat pergerakan harga emas bulan kemarin. Pada bulan Mei - Juni kemarin emas mengalami koreksi dan cenderung mengalami fase konsolidasi setelah mencetak rekor tertingginya di level $1576 per troy ounce, pada saat itu emas sempat terkoreksi dalam hingga level $1460-an per troy ounce. Secara fundamental terkoreksinya harga emas bulan juni kemarin lebih banyak dipengaruhi oleh menguatnya mata uang dolar Amerika seiring dengan meningkatnya sentimen pelaku pasar setelah program stimulus moneter tahap dua berakhir pada bulan juni kemarin. Dipengaruhi juga oleh belum adanya rencana untuk melanjutkan program stimulus moneter tahap ketiga dari dan bank sentral Amerika Serikat atau The Fed. Kalau kita amati grafik pergerakan emas secara umum ada korelasi pergerakan antara tahun 2010 dengan 2011 ini dimana untuk kuartal pertama cenderung mengalami reli dan untuk kuartal kedua akan mengalami fase konsolidasi atau koreksi dan untuk kuartal ketiga yang dimulai bulan juli ini emas cenderung bergerak melanjutkan trend besarnya atau saat ini sedang mengalami uptrend. Selain itu secara historis pada bulan juli dan agustus permintaan terhadap emas akan mengalami peningkatan khususnya dari negara India yang dikenal sebagai negara konsumen emas terbesar. Alasan tersebut hal ini dikarenakan pada bulan-bulan tersebut banyak acara keagamaan dan menjadi budaya di masyarakat India ketika perayaan suatu acara keagamaan akan menggunakan emas. Level kontrak harga emas berjangka pada tahun ini telah mengalami kenaikan kurang lebih 10% dari awal tahun di US$ 1418 per ounce. Grafik pergerakan emas yang ada terlihat tren kenaikan yang cukup kentara pada tahun ini di tengah ketidakpastian pasar akan kondisi ekonomi tahun ini. Pergerakan harga harga emas yang mendekati level resistance di US$1.576 per ounce masih akan membuka peluang yang cukup untuk kembali mencoba kembali menyentuh harga tertinggi baru. Dengan memperhatikan aksi perubahan aset dari dolar Amerika ke emas oleh negara-negara besar beberapa waktu ini serta tekanan yang dihadapi oleh dolar Amerika, emas masih mempunyai peluang jangka menengah dan panjang untuk bullish / menguat. Tren beberapa minggu ini diestimasikan target di US$1.590 per ounce.  

Market Update 
Dalam sepekan ini diperkirakan Emas akan bergerak dalam kisaran range $1.575 - $1.530 dengan support di $1.533 dan resistance di 1.550. Untuk Euro diperkirakan bergerak dikisaran level 1.4310 - 1.3880 dengan support di 1.4070 dan resistance di 1.4360.

Selasa, 05 Juli 2011

Ingin Untung Transaksi Emas? Bangun Rencana transaksi Anda

Sejenak silahkan Anda bayangkan bagaimana pergerakan pasar uang dan komoditas dunia saat ini. Mari kita ambil lingkaran yang lebih sempit lagi. Bagaimana dengan fenomena investasi Emas yang sangat digandrungi masyarakat saat ini? Dan apakah Anda ketahui bahwa Emas yang marak menjadi perhiasan dan instrumen investasi ini telah mencapai harga tertinggi sepanjang masanya dengan mencapai harga $1576 per troy ons? Ternyata setelah menyundul keatas, kemudian Emas kemudian melakukan sekian koreksi harganya ke range harga $1400an. Pertanyaan yang cukup kompleks adalah bagaimana cara yang tepat untung bertransaksi Emas di tengah setiap peluang pergerakan harga?
Akan menjadi sangat penting sekali bagi Anda untuk mempersiapkan strategi transaksi Anda sebelum memulai transaksi Emas. Yang perlu Anda pahami adalah persiapan strategi transaksi yang baik akan menjadi sangat esensial dalam menuju kesuksesan transaksi Anda. Tanpa persiapan strategi transaksi, maka arah transaksi Anda akan menjadi tidak konsisten dan kekacauan tertentu yang pada akhirnya akan merugikan posisi transaksi Anda. Proses pembuatan strategi transaksi sebenarnya bisa dilakukan dalam satu hari saja, namun terkadang dengan pemberian paratemer yang begitu banyaknya maka akan membutuhkan beberapa minggu untuk bisa menghasilkan strategi transaksi yang baik. Walaupun proses pembuatan strategi transaksi akan juga tergantung dari pengalaman transaksi Anda, namun Anda tidak perlu membuatnya menjadi kompleks dan rumit. Yang dibutuhkan adalah waktu pembuatan strategi transaksi serta beberapa peraturan transaksi yang telah disesuaikan dengan karakter transaksi. 
Langkah pertama yang Anda perlu lakukan adalah memilih instrumen transaksi Anda. Nah bila Anda memilih Emas sebagai instrumen transaksi, maka Anda perlu memahami emas dan karakter pergerakannya. Langkah kedua adalah memilih broker atau pialang berjangka yang menyediakan produk emas berjangka tersebut. Dari sekian banyak pialang yang tersedia, Anda bisa memilih MONEX sebagai partner transaksi Anda dengan banyak kelebihan layanan yang diberikan perusahaan tersebut. Nah, dengan bertransaksi di MONEX, maka dengan sistem margin yang disediakan akan memperbesar peluang modal Anda bertransaksi. Dengan 1 lot transaksi (Rp. 10 juta) bisa bertransaksi 100 Troys ons (3.11 kg), coba bayangkan bila Anda beli emas fisik dengan jumlah yang sama maka Anda akan membutuhkan Rp 1,27 M. Tanpa persiapan strategi transaksi yang spesifik maka akan beresiko kerugian. Bertransaksi dengan hanya memperhatikan berita untuk mencari peluang transaksi bukan merupakan strategi transaksi. Anda harus mempunyai beberapa logika berpikir dan sistem transaksi teknis yang telah melalui sekian tes dalam akun demo. Namun Anda jangan melupakan untuk melakukan kontrol terhadap resiko transaksi yang ada sebelum Anda memutuskan untuk masuk pasar emas. Saran saya adalah Anda untuk menetapkan posisi batasan kerugian (stop loss) dengan parameter tertentu. Pemasangan stop loss ini akan memisahkan Anda dari trader-trader gagal yang mengesampingkan hal ini. Oya, sangat penting juga bagi Anda untuk membuat catatan jalannya transaksi Anda baik dengan hal yang berkaitan dengan alasan Anda masuk pasar serta catatan kerugian dan keuntungan. Dengan membuat catatan transaksi, maka Anda bisa melakukan review terhadap sistem transaksi yang Anda pakai. Apakah sistem transaksi masih bagus untuk dipakai atau harus menerapkan sistem transaksi lainnya. Menurut saya, sebuah strategi transaksi dapat diibaratkan sebagai sebuah peta perjalanan yang akan membimbing langkah Anda. Tanpa strategi transaksi maka bisa dikatakan transaksi Anda adalah transaksi buta. 
 
Market Update 
Dalam sepekan ini diperkirakan emas akan bergerak dalam kisaran range trading $1510 - $1470 dengan support kuat di $1482 dan resistance di $1502. Dan untuk pasar mata uang krisis di Yunani masih dominan mewarnai pergerakan mata uang dimana untuk euro diperkirakan masih akan menemukan momentum seiring dengan penyelesaian krisis di yunani, secara teknikal euro akan bergerak dikisaran range 1.4800 - 1.4444 dengan support di level 1.4430 dan resistance di 1.4660

Selasa, 28 Juni 2011

Peluang Saat Emas Terkoreksi

Cukup banyak orang yang menanyakan kepada saya mengenai perkembangan dari pergerakan harga emas saat ini. Apakah ada kemungkinan mendapatkan peluang ditengah terkoreksinya harga emas seperti saat ini? Apakah saat ini masih menarik untuk bertransaksi Emas seiring dengan turunnya emas dalam dua minggu terakhir? Untuk menjawab pertanyaan tersebut saya ingin mengajak pembaca untuk melihat history pergerakan harga emas pada bulan juni tahun lalu. Emas sempat reli dan mencetak level tertinggi di harga $1260 kemudian terkoreksi hingga level $1156 lalu pada bulan November kemudian emas kembali reli mencetak level tertingginya di harga $1430. Emas kembali mengalami koreksi hingga kisaran $1310 dan sebelum akhirnya emas kembali mengalami reli yang ditandai dengan mencetak level tertinggi dalam sejarahnya pada bulan Mei kemarin di harga $1576. 
Nah dari histori pergerakan harga emas diatas ada beberapa poin yang bisa kita telaah; yaitu pertama pergerakan emas setelah mengalami reli pasti akan mengalami apa yang disebut dengan fase koreksi atau konsolidasi dan yang kedua, koreksi yang dialami oleh emas tidak pernah menembus harga tertinggi sebelumya atau yang biasa dikenal dengan istilah selalu membentuk Higher Low. Dan juga kalau diambil rata-rata dari range koreksinya yaitu sekitar $110-an Pertanyaan apakah bisa ditemui peluang ditengah momentum penurunan harga emas saat ini maka hal tersebut akan terjawab. Di tengah buruknya sentimen pasar terhadap kekuatan ekonomi Eropa setelah buruknya rapor Yunani dan beberapa negara Eropa lainnya sempat menekan harga Emas yang juga disertai oleh aksi profit taking pasar. Saat ini merupakan momentum yang tepat untuk mengambil posisi beli ditengah-tengah turunnya harga emas atau biasa kita kenal dengan istilah "buy on dip". Dilihat dari tren yang terjadi saat ini emas masih menunjukkan potensi bullish atau uptrend. Hal penting lainnya yang harus diperhatikan yaitu resiko dari setiap transaksi yang kita lakukan, hal ini cukup penting untuk meminimalkan kerugian yang akan kita kemungkinan harus ditanggung. 
Berkaitan dengan posisi beli seperti yang saya utarakan diatas tentu tidak bijak kalau tidak kita batasi resikonya apabila pergerakan harga emas bergerak berlawanan arah dengan prediksi yang kita lakukan. Dengan melihat histori pergerakan harga emas diatas maka cukup bijaksana dan aman dengan menempatkan stoploss di harga koreksi terendah setelah mencetak level $1575 yaitu di kisaran $1460-an. Inilah yang sangat perlu dipersiapkan dalam setiap transaksi Anda, baik bagi Anda yang bertransaksi Emas maupun instrumen Forex lainnya. Transaksi yang diiringi dengan pemilihan manajemen resiko yang baik, sistem transaksi yang teruji, serta kesiapan psikologi Anda yang baik. Maka percayalah, bahwa Anda dapat memperoleh keuntungan dalam transaksi Anda ketimbang menderita kerugian.  

Market Update 
Dalam sepekan ini diperkirakan emas akan bergerak dalam kisaran range trading $1530 - $1490 dengan support kuat di $1485 dan resistance di $1520. Dan untuk pasar mata uang krisis di Yunani masih dominan mewarnai pergerakan mata uang dimana untuk euro diperkirakan masih akan tertekan dengan support di level 1.4070 dan resistance di 1.4305

Senin, 20 Juni 2011

Beli Emas dengan Sistem Katrol?


Pernahkah Anda mencoba mengangkat sebuah batu berbobot 30kg? Pasti akan sangat berat untuk mengangkatnya. Namun akan menjadi mudah dengan ditemukannya sistem katrol yang digunakan dalam suatu rangkaian yang dirancang untuk mengurangi jumlah gaya yang dibutuhkan untuk mengangkat suatu beban. Itu akan memudahkan kita untuk angkat beban batu tersebut daripada dengan otot tangan. Nah ternyata sistem katrol ini dapat juga diaplikasikan pada perdagangan. Poin artikel ini adalah bagaimana sistem katrol ini akan memberikan Anda keleluasaan untuk bertransaksi Emas, sebagai instrumen investasi yang sangat menarik. Dengan istilah yang dikenal dengan “leverage” (daya ungkit) maka akan mempunyai kemampuan untuk membeli emas dengan kuantitas yang sama namun dengan harga yang jauh lebih rendah. 
Secara singkat, dengan “leverage”, Anda akan mempunyai daya beli yang lebih besar ketimbang pembelian tradisional. Pada umumnya “leverage” dapat diartikan sebagai pinjaman dari broker yang diberikan kepada trader, sehingga dana trader memiliki daya beli yang lebih besar. Leverage dinotifikasikan sebagai rasio perbandingan, misal A. (1:1 berarti uang jaminannya 100% dari nilai kontraknya.), B. (1:100 berarti uang jaminannya 1% dari nilai kontraknya) dan beberapa notifikasi lainnya. Sebagai contoh misalnya jika harga $1 sama dengan Rp 6000. Lalu Anda membeli mata uang dolar AS sebanyak $100 maka Anda harus mengeluarkan uang sebanyak Rp. 600.000. Beberapa waktu kemudian nilai $1 sama dengan Rp.10.000. Bila Anda menjual $100 milik Anda saat itu keuntungan yang Anda peroleh adalah dengan melihat selisih kurs jual dan beli yaitu Rp. 10000 – Rp. 6000 sama dengan Rp. 4000. Sehingga keuntungan sebesar (Rp.400.000) Namun dengan sistem “leverage” 1:100 maka hal tersebut dapat berubah lebih kecil. Jika pada suatu waktu harga $1 sama dengan Rp 6000. Kemudian Anda bermaksud berinvestasi mengeluarkan uang Rp. 600.000 untuk membeli Dollar. Karena menggunakan sistem leverage (daya ungkit), dana Anda yang Rp 600.000 di ungkit setara menjadi Rp. 60.000.000 (leverage 1:100) otomatis dengan dana ini Anda mampu membeli dolar AS sebanyak 10.000$. Bila kemudian nilai tukar dolar AS naik menjadi 10000 maka Anda tinggal hitung keuntungan dari selisih kurs jual dan beli 10000 – 6000 sama dengan Rp. 4000. Hasilnya dikali dengan jumlah $ yang Anda beli dengan sistem leverage 4000 x 10.000 = Rp 40.000.000,-. 
Namun ada juga sisi yang harus diwaspadai dalam sistem leverage ini. Anda harus berhati-hati, karena leverage dapat menjadi pedang bermata dua. Apabila transaksi dengan $1 = $100, berarti sama dengan $1 adalah 0.1 lot, apabila uang anda ada $10 yang anda transaksikan, maka setiap kenaikan 20 pips (point) berarti anda akan mendapatkan $20 tambahan. Tetapi setiap penurunan 20 pips (poin) berarti anda mengalami kerugian minus $20. Nah, di MONEX Anda dapat menemukan peluang transaksi dengan sistem leverage 1:100 dimana artinya Anda hanya perlu 1% dari kebutuhan transaksi sebenarnya. 
Mari simak bagaimana sistem leverage akan membantu transaksi Emas Anda. Nilai kontrak 1 lot Emas berjangka (XAU) adalah 100 Troy Onz (31.1 gram per 1 TZ). Maka 1 lot tersebut sejumlah 3110 gram atau (100 x 31.1 )gram. Anggap saja harga XAU di $1.500 per troy ons dan rate dollar berada di Rp. 8500. Maka kita dapat menemukan harga 1 gr XAU = 1500,00 / 31.1 gr x Rp8.500 = + Rp 409.967,- / gr. Misalnya kita sama sama membeli emas sebesar 1 lot yang setara dengan 100 Troy Onz atau 3110 gr, maka diperdagangan fisik kita akan butuh modal sebesar Rp 409.967/gr x 3110 gr = Rp 1,27 M. Namun coba bandingkan dengan bertransaksi margin dimana Anda hanya membutuhkan modal Rp 10.000.000 dikarenakan 100 Troy Onz = $1000. Tingkat perbedaan yang sangat besar ini akan memberikan Anda keleluasaan untuk memaksimalkan transaksi Emas Anda.  

Ingin Transaksi Emas?  
PT. MONEX Investindo Futures menyediakan layanan edukasi bagi Anda. Manfaatkan layanan edukasi eksklusif kami dan dapatkan pengetahuan berbagai info mengenai peluang dan level-level transaksi menarik. Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi PT. MONEX Investindo Futures, DenJogLoSemar terdekat anda dengan nomer telpon MONEX Yogyakarta Tel.0274 – 623123, MONEX Semarang Tel.024 – 8502121, MONEX Solo Tel. 0271-7650777, dan MONEX Denpasar Tel.0361 – 223000.

Selasa, 14 Juni 2011

Emas : Koreksi Atau Reversal?

Sejak krisis finansial tahun 2008 lalu emas mulai menunjukkan dominasinya dibandingkan dengan instrument-instrumen finansial lainnya dari waktu ke waktu emas terus mencetak level tertingginya dalam sejarah. Seperti tidak pernah kehabisan bahan bakar, emas terus menanjak pada tahun 2011 ini dan tercatat sempat mencetak level tertingginya yaitu di level $1576.65 pada bulan Mei kemarin. Pada bulan Mei pula emas juga mengalami penurunan yang cukup tajam hingga diperdagangkan dikisaran $1462.60 atau turun lebih dari $100 per troy ounce dalam 1 minggu. Saat ini emas diperdagangkan dikisaran $1530 per troy ounce. 
Nah yang menjadi pertanyaan sekarang adalah apakah emas masih akan terus mengalami kenaikan dan tetap akan menjadi primadona pilihan investasi bagi banyak investor? Atau sebaliknya emas akan kembali mengalami penurunan? Untuk menjawab dua pertanyaan tersebut, saya akan mengajak pembaca untuk melihat dari dua sisi yaitu dari sisi teknikal dan dari sisi fundamental. Dari sisi teknikal pada chart/grafik secara umum terlihat bahwa emas masih berada dalam tren menguat meskipun dalam perjalanannya sempat mengalami penurunan tetapi dapat dilihat bahwa penurunan yang terjadi hanya bersifat koreksi sesaat. Hal ini ditandai emas tidak mampu mencetak lower low dan terus mencetak higher high. 
Kemudian kalau kita lihat dari sisi fundamental, saat ini dunia khususnya di negara-negara maju masih dihadapkan pada permasalahan pertumbuhan ekonomi yang masih lamban. Hal ini memaksa bank sentral mengeluarkan kebijakan suku bunga rendah dan belum ada rencana untuk menaikkan tingkat suku bunganya paling tidak sampai akhir tahun ini. Dengan rendahnya tingkat suku bunga ini membuat minat investor terhadap instrumen mata uang menjadi berkurang dan lebih memilih emas sebagai alternatif investasi yang lebih aman di tengah situasi perekonomian yang masih tidak menentu ini. Disamping itu kawasan negara berkembang yang tidak ikut mengalami krisis seperti negara maju, tetapi saat ini menghadapi ancaman inflasi seperti yang terjadi di China dan negara di kawasan asia lainnya. Dampak dari tekanan inflasi ini akan mengurangi nilai mata uang negara tersebut dan akhirnya pelaku pasar akan memilih emas yang juga dikenal sebagai alat hedging inflation untuk melindungi nilai asetnya. 
Dari uraian diatas saya perkirakan emas masih akan menjadi pilihan investasi dan akan terus menguat. Setiap penurunan yang dialami oleh emas merupakan momen yang tepat untuk masuk pasar atau yang lebih dikenal dengan istilah Buy on Dip. Itulah keunggulan emas disamping keunggulan lainnya yang mempunyai nilainya sangat stabil, likuid, dan aman secara riil. Dengan demikian, emas sangat layak menjadi salah satu bagian dari portofolio investasi. Perlu Anda ketahui ternyata selain bertransaksi fisik, terdapat peluang transaksi emas di emas berjangka yang mempunyai sisi ketertarikan tersendiri. Dengan bertransaksi emas berjangka Anda bisa menemukan sisi transaksi yang mempunyai tingkat likuiditas yang cukup tinggi, peluang transaksi dua arah juga akan Anda temui disini. Anda akan mempunyai peluang memanfaatkan setiap pergerakannya baik emas sedang naik ataupun turun. Selain itu pasar transaksi Emas berjangka ini membuka ruang bagi Anda untuk bertransaksi 24 Jam- 5 hari seminggu. Ini akan memberikan ruang yang begitu luas untuk terus bertransaksi karena Anda tidak perlu khawatir dengan tutupnya toko emas. Cheers.  

Market Update 
Dalam pekan ini sector komoditas masih dipengaruhi oleh menguatnya US dollar seiring dengan berakhirnya program QE tahap II serta kekuatiran meningkatnya tekanan inflasi khususnya di kawasan asia, pada minggu diperkirakan emas akan bergerak dalam kisaran range 1520.50 - 1545.00 dengan support di 1519.00 dan resistance di 1546.00.

Selasa, 07 Juni 2011

Mau Untung? Siapkan Strategi Anda


Salah satu sejarah yang menarik adalah bagaimana sejarah perang bangsa Romawi. Begitu dahsyatnya bangsa tersebut sehingga dapat meneguhkan kekuasaannya hingga melewati semenanjung Italia. Bagian yang menarik adalah bagaimana strategi perluasan wilayah yang dilakukan Romawi. Salah satunya adalah bagaimana para jenderal pasukan mengatur formasi perangnya. Formasi dasar dari taktik bertempur Romawi, adalah mengorganisir pasukan secara disiplin, agar bisa bertempur secara efektif. Kebanyakan komandan militer pada waktu ini biasanya langsung menyerang frontal kearah musuh berdasarkan jumlah dan kekuatan pasukan yang masif, dan keberuntungan. Militer Romawi sadar bahwa mereka tidak selamanya bisa mengandalkan hal ini, kemudian mulai beralih ke strategi cara berperangnya yang terkenal. Setiap situasi, ditangani dengan cara yang berbeda dengan mempertimbangkan medan, kekuatan pasukan lawan, jenis dan spesifikasi (ketersediaan) pasukan romawi sendiri pada saat itu.  
Nah, untuk melakukan transaksi di pasar uang juga nampaknya akan sangat tepat bilamana Anda menggunakan “strategi perang romawi”. Dengan memiliki sekian strategi maka Anda akan lebih mempunyai peluang untuk memenangkan transaksi yang Anda lakukan. Inilah yang akan membedakan Anda dengan transaksi yang tanpa memperhitungkan sekian persiapan dan sistem analisa pasar yang kredibel. Apakah bisa meraih keuntungan di transaksi Forex dan Emas Berjangka? Bisa! Itu jawabannya. Namun nampaknya jawaban itu akan menjadi terbalik bilamana Anda kurang mempersiapkan strategi transaksi berikut pula dengan kesiapan psikologi transaksi Anda. 
Ketika Anda belajar transaksi melalui platform demo trading yang disediakan di PT. MONEX melalui MonexTrader, Anda temui begitu banyaknya indikator teknis dimana Anda bisa memakai satu atau beberapa indikator yang tersedia untuk memutuskan transaksi Anda. Dalam fungsinya, analisa teknis dapat difungsikan untuk memutuskan saat yang tepat untuk masuk dan keluar pasar (kapan beli dan jual) dan serta untuk menyusun sistem transaksi yang baik. Sangat penting sekali bagi Anda untuk mempunyai sebuah sistem transaksi yang kredibel dan telah lolos dari uji strategi. Sistem-sistem inilah yang layak Anda aplikasikan dalam setiap transaksi yang dilakukan. Adalah sebuah sistem transaksi yang dinamakan dengan nama “Breakout System” atau sebuah sistem yang memadukan dua indikator yang mudah diaplikasikan. Dan yang terlebih menarik adalah bagaimana sistem ini mengakhiri rapor transaksinya. Anda pasti tertarik mengaplikasikan sistem ini dalam transaksi anda. Sebuah sistem dengan risk and reward (resiko dan keuntungan) 1:2 ternyata mampu menghasilkan hasil yang cukup memuaskan. Untuk bisa memakai sistem ini, akan sangat mudah dikarenakan logika sistem ini yang simple namun telah teruji. Sistem tersebut mampu mencatakan hasil diatas US$7500 dalam beberapa bulan periode transaksi. Tentunya lebih bijaksana bilamana Anda mempunyai beberapa sistem yang siap diaplikasikan dalam transaksi Anda. Hal ini diperlukan bilamana ditemui pola pergerakan harga yang tidak sesuai dengan karakter sistem transaksi yang telah Anda pilih sebelumnya. Dalam seminar yang akan datang ini akan diberikan beberapa sistem yang bisa Anda pilih untuk disesuaikan dengan manajemen transaksi dan dengan karakter Anda. Bila Anda sudah memiliki sistem yang baik dan didukung oleh kesiapan psikologi yang mantap maka Anda dapat menikmati kemenangan transaksi ala Julius Caesar. Cheers…